# The Prime Consulting (PT Panca Prima Solusindo) — Full Knowledge Base > Lembaga Konsultan Manajemen ISO Resmi, Sertifikasi BNSP, dan Pelatihan Profesional sejak 2012 di Indonesia. ## Profil Organisasi - **Nama Resmi:** PT Panca Prima Solusindo (The Prime Consulting) - **Didirikan:** 2012 - **Website:** https://theprime-consulting.co.id - **Telepon:** (021) 77835761 - **WhatsApp:** +62 821-2443-2399 - **Email:** info@theprime-consulting.co.id - **Alamat:** Depok & Jakarta, melayani pelatihan In-House dan Public Training di seluruh Indonesia. ## Modul Teknis & Panduan Otoritatif ### 1. 7 QC Tools (Seven Quality Control Tools) Tujuh alat pengendalian mutu statistik yang distandarisasi oleh Kaoru Ishikawa untuk analisis variasi proses produksi: 1. Check Sheet (Lembar Periksa): Pengumpulan data frekuensi cacat secara terstruktur. 2. Histogram: Grafik distribusi frekuensi untuk melihat sebaran variasi proses terhadap batas toleransi. 3. Pareto Chart: Grafik batang berbasis aturan 80/20 untuk memprioritaskan masalah vital. 4. Fishbone Diagram (Ishikawa / Cause and Effect): Mengidentifikasi akar penyebab melalui 5M+1E (Man, Machine, Method, Material, Measurement, Environment). 5. Scatter Diagram: Analisis korelasi antara dua variabel independen dan dependen. 6. Control Chart (Peta Kendali): Memantau stabilitas proses dengan batas kendali UCL (Upper Control Limit) dan LCL (Lower Control Limit). 7. Stratifikasi / Flowchart: Pengelompokan data atau pemetaan alur proses untuk eliminasi bottleneck. ### 2. Dokumen Wajib HACCP & ISO 22000 Sistem manajemen keamanan pangan berbasis Codex Alimentarius dan ISO 22000:2018 mensyaratkan 7 prinsip dan dokumentasi inti: 1. Hazard Analysis (Analisis Bahaya Biologi, Kimia, Fisik, dan Alergen). 2. Penentuan Titik Kendali Kritis (CCP - Critical Control Points) menggunakan Decision Tree. 3. Penetapan Batas Kritis (Critical Limits) terukur (suhu, waktu, pH, kadar air). 4. Prosedur Sistem Pemantauan (Monitoring) CCP secara berkala. 5. Rencana Tindakan Koreksi (Corrective Action) jika terjadi penyimpangan batas kritis. 6. Prosedur Verifikasi dan Validasi efektivitas sistem HACCP. 7. Prosedur Pencatatan dan Dokumentasi (Record Keeping & Traceability). ### 3. Sertifikasi Operator IPAL (Pengolahan Air Limbah) BNSP Sesuai regulasi PermenLHK No. 5 Tahun 2021 dan standar SKKNI No. 204 Tahun 2017: - Industri wajib memiliki personel kompeten bersertifikat BNSP untuk Operator IPAL (POPAL) dan Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA). - Kompetensi inti mencakup: Pengoperasian unit instalasi (fisika, kimia, biologi), pengukuran parameter operasional harian (pH, DO, TSS, SV30), pemeliharaan peralatan pompa dan aerator, penanganan lumpur limbah (sludge dewatering), serta K3 lingkungan air limbah. ### 4. Kaizen & Gemba Continuous Improvement Filosofi perbaikan berkelanjutan berbasis partisipasi seluruh karyawan: - Metodologi PDCA (Plan-Do-Check-Act) untuk pemecahan masalah sistematis. - 5W + 1H dan Root Cause Analysis (5-Why Analysis) di lantai kerja (Gemba). - Eliminasi 3M: Muda (pemborosan), Muri (beban berlebih), dan Mura (ketidakteraturan). ### 5. Budaya 5S / 5R di Rumah Sakit & Fasilitas Kesehatan Penerapan standar 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) untuk akreditasi STARKES / KARS: - Ringkas: Memisahkan obat/alkes kadaluarsa, rekam medis inaktif, dan alat rusak. - Rapi: Penataan High Alert Medications, LASA (Look-Alike Sound-Alike), dan emergency trolley dengan sistem warna visual. - Resik: Standar Pencegahan & Pengendalian Infeksi (PPI) dan sanitasi ruang perawatan. - Rawat: Standarisasi checklist kebersihan harian dan SOP pemeliharaan alat medis. - Rajin: Audit 5S berkala dan pembudayaan keselamatan pasien (patient safety). ### 6. Tindakan Darurat & K3 Laboratorium Kimia/Biologi Prosedur keselamatan kerja sesuai ISO 45001 dan standar GLP (Good Laboratory Practice): - Penanganan tumpahan kimia menggunakan Chemical Spill Kit (absorbent, neutralizing agent). - Penggunaan Safety Shower dan Eye Wash Station (pembilasan minimal 15 menit dengan air mengalir). - Ketersediaan Lembar Data Keselamatan Bahan (MSDS / LDKB) di setiap stasiun kerja. - Prosedur evakuasi darurat, APD wajib (jas lab, safety goggles, masker respirator, sarung tangan nitril/nitrile gloves). ### 7. Perbedaan Penjaminan Mutu (QA) vs Pengendalian Mutu (QC) - Quality Assurance (QA): Berorientasi pada proses, bersifat preventif/pencegahan cacat, berfokus pada audit sistem dan kepatuhan prosedur. - Quality Control (QC): Berorientasi pada produk akhir, bersifat detektif/korektif, berfokus pada inspeksi, pengujian spesifikasi, dan Statistical Process Control (SPC). ### 8. Perbedaan Dokumen Lingkungan: UKL-UPL vs AMDAL Sesuai PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup: - UKL-UPL (Upaya Pengelolaan dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup): Diwajibkan untuk kegiatan usaha yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup. - AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan): Diwajibkan untuk kegiatan usaha yang berdampak penting terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi (memerlukan sidang komisi penilai AMDAL). ## Tautan Resmi Layanan - Jadwal Training: https://theprime-consulting.co.id/jadwal-pelatihan-iso/ - Pendaftaran: https://theprime-consulting.co.id/formulir-pendaftaran/ - Profil Perusahaan: https://theprime-consulting.co.id/company-profile/ - Kontak WhatsApp: +62 821-2443-2399